YKKI dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Bersinergi Siapkan Pendirian Asrama Kanker
MAKASSAR – Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia (YKKI) melangkah lebih jauh dalam memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. YKKI melakukan audiensi strategis bersama jajaran direksi RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo untuk membahas persiapan pendirian Asrama Kanker bagi pasien rujukan se-Indonesia Timur, Kamis (18/7).
Pertemuan yang berlangsung di ruang Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo ini menjadi tonggak penting dalam penyediaan fasilitas rumah singgah, layanan konsumsi, dan transportasi bagi pasien kanker yang menjalani perawatan di Makassar.
Melawan Stigma dan Informasi Salah
Ketua YKKI, Deni Hendra, mengungkapkan bahwa selain fasilitas fisik, fokus utama kerja sama ini adalah edukasi. Banyak pasien yang takut berobat ke rumah sakit karena persepsi negatif dan informasi yang salah mengenai hasil pengobatan kanker.
“Ke depannya, kami ingin membagikan testimoni positif dari para cancer survivor (penyintas kanker) sebagai penyemangat. Kami ingin mengubah ketakutan menjadi harapan melalui informasi yang benar dan pendampingan yang tepat,” tutur Deni.
Dukungan Penuh dari RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo
Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An, KIC, KAKV, menyambut hangat inisiatif YKKI tersebut. Beliau menegaskan kesiapan pihak rumah sakit untuk mengolaborasikan program demi kesejahteraan pasien.
"Pada prinsipnya kami selalu mendukung setiap program kebaikan yang diusulkan pihak manapun, termasuk program strategis dari YKKI," ujar Prof. Syafri.
Sebagai langkah konkret, implementasi program ini akan segera dibahas dan didampingi oleh:
- Bidang Humas RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.
- Bidang Promosi Kesehatan (Promkes) RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.
Sinergi ini diharapkan dapat memangkas hambatan psikologis pasien dan memberikan solusi logistik nyata bagi keluarga pasien dari luar Sulawesi Selatan.
Sumber berita: Narasimakassar.com - YKKI Bahas Kerjasama dengan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo